Home / Motivasi Cinta / 5 Tahapan Sebelum Menemukan Cinta Sejati
Tahapan Sebelum Menemukan Cinta Sejati

5 Tahapan Sebelum Menemukan Cinta Sejati

Sebelum kita menemukan cinta sejati, pasti ada yang namanya proses. Proses tahapan sebelum menemukan cinta sejati. Dan terkadang, proses menemukan cinta sejati itu lebih indah, daripada menjalani hubungan. Iya sih, terkadang pendapat itu ada benarnya juga.

Cinta sejati memang sangat indah dan sangat krusial. Karena terkadang, hal yang dianggap cinta sejati ternyata tidak. Perasaan kita menyatakan kalau laki-laki itu adalah cinta sejati. Ternyata, dia bukanlah cinta sejati kita.

Memang hal tersebut sangat sering terjadi ketika jatuh cinta. Cinta itu buta, yang membuat kita seakan memikirkan satu orang. Namun, proses antara jatuh cinta sampai cinta sejati membutuhkan perjalanan panjang, penuh dengan liku-liku. Itu namanya adalah proses cinta sejati. Jika dia memang cinta sejati, maka ada saja jalannya untuk terus bertahan. Namun, jika tidak, maka akan berakhir di tahapan sebelum menemukan cinta sejati.

Tahapan Sebelum Menemukan Cinta Sejati

Maka tanpa mempersingkat kata, berikut 5 tahapan sebelum menemukan cinta sejati. Jika Anda sedang menjalani proses percintaan, Anda dan pasangan Anda sudah sampai di tahapan mana?

1. Tahap perkenalan

Hal ini wajib banget dong. Masak iya ada cinta tanpa perkenalan. Orang-orang mengatakan, “Tidak kenal maka tidak sayang,” dan inilah tahap yang awal banget, tapi penuh dengan bumbu komedi. Ada saja hal lucu jika mengingat Anda dan pasangan Anda berkenalan. Entah itu si pria yang rada gugup ataupun si wanita yang gugup juga. Atau keduanya menunjukkan sifat cuek. Banyak banget hal komedi di sana.

Dan entah kenapa, nantinya ketika menemukan cinta sejati, tahap perkenalan ini selalu diingat dan terkadang selalu dibicarakan antara Anda dan pasangan Anda. Mungkin karena banyak bumbu komedi di sana kali.

Oh ya, tahapan sebelum menemukan cinta sejati pada tahap perkenalan ini tidak harus dengan perkenalan yang wah gitu. Tidak harus terkesan romantis banget atau lucu banget. Bisa juga hanya perkenalan biasa. Diperkenalkan oleh orang ketiga. Saling bersikap ramah. Terus seiring berjalannya waktu semakin dekat.

2. Tahap ketertarikan

Sesungguhnya cinta sejati itu tidak butuh alasan

Setelah berkenalan satu sama lain, entah kenapa keduanya semakin dekat. Entah siapa yang memulai, maka ada rasa ketertarikan satu sama lain. Namun, ketertarikan ini masih berupa simpati. Si wanita terkadang curi-curi pandang ke pria, begitu juga sebaliknya. Kadang, di setiap pembicaraan, terselip kode-kode yang mengatakan, “Aku tertarik kepadamu.”

Kenapa ada tahap ketertarikan? Apakah bisa diramal kapan ketertarikan tersebut muncul? Sayangnya ini adalah perasaan cinta, yang mana logika tidak mampu mengolah hal tersebut. Saling tertarik itu muncul begitu saja. Ada saja momen yang tepat menumbuhkan ketertarikan. Apakah itu momen romantis, sedih, marah, dll. Pokoknya, tidak bisa diramal kapan ketertarikan itu muncul.

Namun, masalah waktu perkenalan itu bukan menentukan ketertarikan. Ada orang yang sudah lama saling kenal. Sudah sering banget berkomunikasi, tapi tidak saling tertarik. Namun ada juga yang baru saling kenal. Komunikasinya juga tidak lancar. Namun pada akhirnya, terjadi saling ketertarikan.

Masalah muncul ketertarikan itu adalah hal yang paling misterius di dunia ini. Dan siapa yang memulai ketertarikan, apakah pria atau wanita? Mungkin banyak yang menganggap kalau pria terlebih dahulu yang tertarik. Namun, hal itu belum tentu pasti. Karena bisa jadi si wanita lebih dulu tertarik, tapi si wanita ahli menyembunyikan perasaannya.

3. Tahapan pertengkaran

Ini adalah tahapan di mana kedua pasangan saling tertarik, dan memutuskan untuk mengenal lebih dalam lagi. Bisa menjalin hubungan sebagai hubungan asmara, atau tidak menjalani hubungan, saling memendam perasaan tersebut.

Namun di tahap setelah saling ketertarikan, beberapa bulan lamanya maka pertengkaran biasa terjadi. Baik itu mungkin pertengkaran kecil maupun pertengkaran hebat. Hal tersebut bisa dikatakan wajar.

Karena setelah saling tertarik, maka wajar saling cemburu. Ada saja momen yang menyebabkan baik pria maupun wanita cemburu. Dan nyatanya, perasaan cemburu itu tidak dapat disembunyikan. Jika pria, dia memang tidak mampu menyembunyikan perasaan tersebut. Ada perasaan yang menggebu-gebu di dalam hatinya, sehingga dia menunjukkan perasaannya. Pria memang tidak dapat menyembunyikan perasaannya. Namun, ada juga tidak bisa sepenuhnya menyembunyikan perasaan cemburu. Pepatah mengatakan, “Jika jatuh cinta wanita mampu menyembunyikannya selama bertahun-tahun, namun jika cemburu wanita tidak mampu menyembunyikannya.”

Saling cemburu itu bisa dinamakan bumbu dari percintaan. Seperti memasak makanan, tanpa dicampur dengan bumbu, maka rasanya kurang sempurna. Namun, ketika dicampur dengan bumbu yang tepat, rasanya sangat mantap.

Nah, harus dengan bumbu yang sempurna. Artinya, cemburu dan pertengkaran harus dilakukan dan terjadi secara tepat. Jangan berlebihan. Memang ada cemburu berlebih? Ada banget. Dan terkadang, cemburu berlebih sampai mengekang orang yang dia cintai.

4. Tahapan hubungan lebih lengket

pria ketika jatuh cinta

Cemburu dan pertengkaran adalah bumbu dari percintaan. Kedua hal tersebut seperti dua mata pisau. Satu untuk mempererat hubungan, dan satu mata lagi mampu mengakhiri hubungan. Maka, bagi yang berhasil melewati tahapan pertengkaran, maka hubungan semakin lengket. Perasaan cinta dan kasih sayang tersebut semakin hambar namun di satu waktu begitu menggebu-gebu.

Pada tahapan ini, terkadang kita menyadari kalau perasaan cinta yang dirasakan di awal-awal hubungan itu tidak ada. Tapi, ada rasa kasih sayang yang begitu kuat yang sampai mengalahkan logika sepenuhnya.

Namun, ketika berpisah beberapa hari saja, terasa tidak ingin berpisah. Tiba-tiba perasaan cinta yang sudah tidak dirasakan itu, muncul tiba-tiba dan itu amat menyesakkan dada. Hal ini membuat seseorang tidak ingin jauh-jauh dari orang yang dia cintai.

Seperti kisah cinta kasih sayang seorang kakak adik. Perasaan cinta kasih sayang itu tidak terasa di hati. Namun, ada saja momen yang menyebabkan perasaan cinta kasih sayang itu muncul, misal momen dimana si kakak adik berpisah jauh.

5. Tahapan cinta sejati

Inilah tahapan yang terakhir. Tahapan dimana menemukan cinta sejati. Tentunya tahapan ini membutuhkan perjuangan yang banyak. Banyak sekali jalan berliku yang diambil demi tercapainya tahapan ini. Kenapa?

Pertama tahapan perkenalan dan saling tertarik terlebih dahulu. Dari sekian banyak manusia, kenapa hanya dia seorang yang membuat tertarik sih? Terkadang logika menolak kenyataan kalau kita tertarik, namun perasaan tidak dapat berbohong.

Kedua tahapan pertengkaran. Ada saja momen yang menyebabkan pertengkaran. Namun, entah kenapa ujung-ujungnya baikan lagi, dan pada akhirnya hubungan tersebut semakin awet.

Dan tanpa disadari, hubungan tersebut semakin dalam. Namun, walaupun hubungan itu semakin dalam, ada saja momen pertengkaran yang terjadi. Karena yang namanya cemburu itu tidak bisa dihilangkan dalam percintaan.

Tentu hal ini membutuhkan usaha yang kuat untuk tetap mempertahankan cinta. Belum lagi ketika terjadi cinta berbeda jarak, ujian cinta semakin berat. Jika percintaan itu tidak bertahan, maka ada saja kejadian yang memaksa kita untuk mengakhirinya. Bisa jadi karena selingkuh, karena bosan, tidak tahan, dll.

Tahapan cinta sejati bisa disebut momen menemukan akhir dari cinta setelah melewati beribu-ribu rintangan.

Penutup

Tahapan sebelum menemukan cinta sejati memang banyak sekali rintangan. Namun begitulah yang namanya hidup. Tidak ada sesuatu yang manis didapatkan tanpa berjuang. Semua hal yang indah, harus didapatkan dengan berjuang sekuat tenaga. Bahkan, hanya untuk mendapatkan rasa manis yang pas di minuman teh, harus belajar keras terlebih dahulu dan mendapatkan banyak kegagalan dari hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *