Lihatlah Ke Bawah dalam Masalah Harta dan Dunia Jangan ke Atas!

Apakah Anda merasa bahwa kehidupan Anda tidak baik, Anda dirindungi beberapa masalah yang mencekik Anda. Apakah Ada merasa hidup ini tidak adil? Anda melihat banyak sekali orang-orang di atas Anda yang lebih baik. Tapi pernahkah Anda melihat ke bawah? Seharusnya lihatlah ke bawah dalam masalah harta dan dunia jangan ke atas.

Melihat ke bawah agar bersyukur. Masih banyak orang yang berada di bawah Anda. Ya … kata kasarnya ini ya. Anda masih bisa makan tiga kali sehari, sedangkan di bawah Anda, masih banyak yang belum tentu bisa makan tiga kali sehari. Itu menunjukkan kalau Anda lebih baik daripada mereka.

Dengan demikian, berikut penggalan kalimat dari lihatlah ke bawah dalam masalah harta jangan ke atas.

1. Lihatlah Ke Bawah Untuk Bersyukur

Anda merasa kehidupan Anda sangat berat. Coba perhatikan kehidupan yang di bawah Anda. Secara tidak langsung Anda akan merasa bersyukur. Masih banyak yang lebih tidak baik daripada Anda.

Anda hanya seorang guru honorer biasa dengan gaji ala kadarnya. Tapi Anda sudah bisa menabung meskipun dalam jumlah sedikit, dan bisa makan tiga kali sehari. Anda mempunyai murid yang menghormati Anda.

Di sisi lain, masih banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan, mereka sedang mencari-cari, mereka tidak bisa berhemat. Bahkan untuk makan sendiri saja susah. Bukan hanya itu, mereka juga tidak memiliki tempat tinggal sedangkan Anda memiliki tempat tinggal meskipun sederhana.

Masih banyak yang di bawah Anda. Maka lihatlah ke bawah untuk bersyukur. Anda merasa hidup Anda penuh dengan kesengsaraan, jutaan orang berada di bawah Anda.

2. Lihatlah Ke Bawah Untuk Urusan Dunia

Ini yang harus diperhatikan. Melihat ke bawah untuk bersyukur hanya untuk urusan dunia. Jangan pernah melihat ke bawah dalam urusan akhirat.

Memang saya akui, misal shalat Anda bolong-bolong. Hanya dua kali sehari mungkin. Tapi memang masih banyak yang tidak shalat sama sekali. Lantas Anda bersyukur melihat banyak yang tidak shalat? Justru itu adalah sebuah kesalahan. Baik Anda yang shalat bolong-bolong dengan mereka yang tidak pernah shalat, sama-sama jelek di mata Allah. Tidak ada yang lebih baik.

Untuk urusan dunia bolehlah. Urusan dunia itu tidak ada puasnya. Selalu saja ingin lebih dan lebih. Kalau sudah seperti ini, menjadikan manusia gila harta dan gila dunia. Anda mau menjadi seperti itu? Setiap hari Anda bekerja keras untuk mencari harta. Anda tidak akan menikmati dunia. Anda hanya akan diperbudak oleh harta.

Lihatlah ke bawah untuk urusan dunia, membuat Anda bersyukur dan membuat Anda tidak diperbudak harta.

3. Mengapa Manusia Wajib Bersyukur Setelah Diciptakan Allah?

kata-kata bijak agar tidak mudah mengeluh

Apakah ada pertanyaan ini dibenak Anda? Mengapa manusia wajib bersyukur setelah diciptakan Allah? Hmm pertama-tama ini adalah pertanyaan bagi orang yang memiliki keraguan. Orang yang hampir diperbudak oleh harta.

Pertama, Anda wajib bersyukur karena dilahirkan di dunia. Ya … walaupun dengan lahirnya Anda di dunia ini, membuat terbuka pintu dosa bagi Anda. Tapi … pahala yang berlipat ganda juga bisa Anda dapatkan.

Kedua, Anda wajib bersyukur karena telah diberikan panca indera yang alhamdulillah berfungsi semua. Bayangkan bagi mereka yang tidak memiliki panca indera yang tidak bagus, misal mata buta. Mereka aja bersyukur, justru Anda tidak bersyukur?

Ketiga, jika Anda menghitung nikmat Allah yang diberikan kepada Anda, maka tidak akan cukup tinta tulis untuk mencatatnya. Jutaan bahkan miliyaran nikmat Allah telah diberikan untuk Anda. Bahkan, jika seandainya laut di bumi ini adalah tinta untuk mencatat nikmat Allah yang diberikan kepada Anda. Laut tersebut akan habis dan itu belum cukup untuk menulis semua nikmat Allah. Lantas, apakah Anda tidak bersyukur?

Keempat, apa yang menyebabkan setan ditendang dari pintu surga. Ya … karena setan sombong. Dan kenapa dia sombong? Karena dia meremehkan manusia dan … dia tidak pernah bersyukur. Jika Anda tidak pernah bersyukur, maka lambat laun Anda akan seperti setan. Ya … setan berwujud manusia.

Kelima, tidak ada tempat untuk Anda di dunia. Semua orang hanya menginginkan harta Anda. Mereka tidak tulus kepada Anda.

Mengapa manusia wajib bersyukur setelah diciptakan Allah? Karena Allah telah memberikan nikmat yang sangat banyak bahkan sampai tidak terhitung yang Allah diberikan kepada manusia.

4. Bolehkah Melihat Ke Atas Untuk Urusan Dunia?

Banyak perdebatan tentang hal ini. Tapi saya secara tegas mengatakan “boleh” jika untuk memacu diri Anda.

Mungkin Anda adalah orang yang terbelakang, misal Anda hanya ranking dua puluh sekian. Anda melihat sahabat Anda yang selalu ranking satu. Anda ingin menyaingi teman Anda. Itu bisa disebut melihat ke atas untuk urusan dunia. Dan itu membuat Anda semakin terpacu untuk belajar. Wah … bagus dong.

Tapi melihat ke atas untuk urusan dunia supaya memacu diri boleh. Tapi … melihat ke atas untuk urusan dunia supaya iri bahkan berkhayal Anda seperti mereka. Oh … jangan. Hal tersebut membuat Anda menjadi gila dunia.

Dalam persentasenya. Enam puluh persen Anda melihat ke bawah untuk urusan dunia dan empat puluh persen Anda melihat ke atas untuk urusan dunia. Hmm … menurut saya ini membuat Anda menjadi manusia yang lebih baik.

Bolehkan melihat ke atas untuk urusan dunia? Boleh, tapi hanya untuk memacu diri Anda.

5. Jangan Melihat Ke Bawah Untuk Urusan Akhirat

Ini adalah pantangan. Jangan pernah melihat ke bawah untuk urusan akhirat. Jika Anda melakukannya, Anda akan menjadi sombong dan jauh dari agama.

Ok, bisa jadi Anda telah melakukan shalat lima waktu, dan masih banyak orang yang shalatnya bolong-bolong. Dan Anda merasa bangga dengan hal itu. tapi tahukah Anda masih banyak juga orang yang telah melakukan shalat lima waktu dan melakukan shalat sunnah lainnya. Inilah yang harus Anda lihat. Hal ini memacu Anda untuk terus menjadi yang lebih baik lagi.

Mengapa demikian? Ya … Anda wajib bersyukur dan Anda juga harus menjadi lebih baik dong untuk investasi akhirat. Anda pastinya tidak ingin Anda tidak bahagia di akhirat bukan? Bukannya ujung-ujungnya manusia ini akan mati. Dan mati adalah pintu menuju alam akhirat. Alam akhirat itu kekal di dalamnya. Anda ingin hidup senang di dunia atau akhirat? Kalau saya lebih memilih dua duanya hehe.

Jangan melihat ke bawah untuk urusan akhirat. Karena itu akan membuat Anda jauh dari agama.

Akhir Kata

Bersyukur adalah wajib bagi setiap manusia. Karena hal ini membuat manusia menjadi tidak gila harta. Siapapun pasti ingin hidup tenteram, merasa cukup dengan harta yang dimiliki. Tapi itu hanya sebagian kecil manusia yang merasakannya. Selebihnya, para manusia lebih dikenal gila harta. Dia memiliki harta yang berlimpah, tapi dia tidak bisa menikmati hartanya. Bahkan cenderung diperbudak oleh harta.

Baca juga: 7 kata-kata bijak agar tidak mudah mengeluh

Lihatlah ke bawah dalam masalah harta dan dunia jangan melihat ke atas! Untuk hidup lebih baik.

3 Comments

Leave a Reply