8 Cara Keluar dari Kondisi Terpuruk Anda

Kondisi terpuruk terjadi secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Buah durian juga tiba-tiba jatuh loh dari tanah. Itulah kondisi terpuruk dari durian. Tapi … karena buah durian jatuh ke tanah, para manusia tahu potensi dari buah durian.

Kesimpulan yang ingin saya katakan, Anda berada dalam kondisi terpuruk? Berarti sebentar lagi potensi yang sesungguhnya dalam diri Anda akan segera keluar. Nah … permasalahannya bagaimana caranya Anda keluar dari kondisi terpuruk Anda?

Dengan demikian, inilah 8 cara keluar dari kondisi terpuruk Anda.

1. Diam dan Renungkan

Seringkali saya ataupun Anda jika berada dalam kondisi terpuruk hanya diam saja. Tanpa merenungkan sedikitpun. Yang paling parah, diam tapi menyalahkan keadaan. Kalau Anda melakukan demikian, kondisi Anda semakin buruk.

Pertanyaannya, bagaimana cara merenungkan kondisi terpuruk kita? Padahal untuk saat itu, memikirkan diri sendiri saja tidak bisa.

Memang susah tapi paksakan. Itulah yang bisa saya katakan. Renungkan kenapa diri Anda berada dalam kondisi terpuruk. Disadari atau tidak disadari, kondisi tersebut datang karena kesalahan Anda. Ya, kesalahan Anda. Tugas Anda untuk mencari kesalahan tersebut.

Kenapa harus diam? Agar masyarakat menganggap Anda masih normal. Bayangkan Anda berada dalam kondisi terpuruk dan Anda uring-uringan di jalan. Nggak banget bukan?

2. Dekatkan Diri Kepada Sahabat Anda

Disadari atau tidak disadari, Anda berada dalam kondisi terpuruk karena Anda jauh dari sahabat Anda. Kalau memang jarak Anda dan sahabat sangat jauh, sekarang zaman teknologi. Jauh bisa menjadi dekat loh. Itulah gunanya smartphone.

Entah itu mungkin Anda sedang bertengkar ataupun memang tidak ingin menghubungi sahabat. Di situlah terjadi kondisi terpuruk Anda.

Ada beberapa alasan mengapa demikian. Salah satunya karena sahabat adalah orang yang selalu memberikan masukan yang bermanfaat. Jarang ada sahabat seperti setan. Kalau sahabat seperti setan, berarti Anda salah memilih sahabat.

Jika Anda tidak menerima masukan bermanfaat. Anda pun akan berbuat apa yang Anda mau. Dalam kata lain Anda berbuat sesuai hawa nafsu. Hawa nafsu itu hanya membuat kesusahan loh. Hanya 1% hawa nafsu membuat kebaikan.

Maka dari itu, hubungi sahabat. Oh ya, sahabat juga mampu membuat Anda tenang loh.

3. Dekatkan Diri kepada Keluarga

Keluarga adalah orang yang paling dekat seperti urat daging tapi sering kita lupakan. Orang yang paling menyayangi kita tapi sayangnya tidak terasa. Orang yang paling mengkhawatirkan kita tapi rasa khawatir tersebut sering dianggap angin lalu.

Entah itu ayah Anda, ibu Anda, suami/istri Anda, ataupun anak-anak Anda. Mereka sangat menyayangi Anda.

Sama seperti kasus pada sahabat. Kondisi terpuruk Anda karena Anda jauh dari keluarga. Mungkin selama ini Anda sibuk sehingga tidak memikirkan keluarga. Kondisi tersebut merupakan teguran buat Anda. Bahwa ada yang lebih penting daripada uang sekalipun.

Bukankah indah bila Anda dekat dengan keluarga? Membangun keluarga yang harmonis merupakan dambaan bagi siapapun tapi hanya sedikit yang berhasil meraihnya.

Satu fakta yang tak terpisahkan. Rata-rata orang sukses adalah keluarga yang harmonis.

4. Tutup diri Anda dan Jangan Biarkan Bisikan Setan Masuk

Untuk saat ini Anda memang berada di dalam kondisi terpuruk Anda. Biasanya itu datang bisikan yang entah dari mana. Saya tidak bisa menuduh kalau semua bisikan tersebut adalah bisikan setan. Tapi….

Yang Anda butuhkan saat kondisi terpuruk adalah nasihat bukan bisikan. Nasihat yang menyejukkan hati, nasihat yang membuat Anda bangkit. Bukan bisikan lain, yang menyuruh Anda melakukan ini dan itu.

Sebaiknya tutup diri. Anda sebaiknya terbuka hanya kepada sahabat dan keluarga. Hanya mereka yang sebaiknya Anda terbuka. Kenapa? Karena mereka tidak akan menjadi setan bagi Anda. Mereka akan berusaha memberi Anda nasihat yang menyejukkan. Ya … walaupun caranya terkadang kurang mengenakkan sih.

5. Mulailah Pelajari Kesalahan Anda

Jika Anda sedikit tenang, pikiran sudah jernih. Mulailah pelajari kesahan Anda. Mau tidak mau, diterima atau tidak, kondisi terpuruk Anda terjadi karena kesalahan Anda. Bahasa simplenya, ya karena kesalahan Anda makanya Anda hancur.

Maka dari itu, berhubung masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya. Pertama pelajari kesalahan terlebih dahulu. Saya tahu, itu sangat susah banget. Susah level dewa, tapi apa salahnya dicoba. Itu merupakan tantangan untuk Anda menjadi lebih baik nantinya loh.

Ya … saya memang pernah berada di dalam kondisi terpuruk. Dan apakah Anda tahu? Saya menyadari kesalahan saya setelah 5 bulan merenung. Sebelumnya, saya merasa diri saya adalah yang paling benar. Namun setelah 5 bulan merenung, ternyata saya yang salah.

6. Berusahalah Memperbaiki Kesalahan Tersebut dengan Membuka diri Yang Baru

Yap, jika Anda menemukan kesalahan Anda. Pelajari, dan pastikan Anda tidak jatuh di lubang yang sama. Jika Anda jatuh di lubang yang sama berarti Anda tidak pernah belajar.

Bukalah diri Anda, jalani dunia dengan wajah baru dan suasana baru. Buat gebrakan yang mengagumkan. Bangkit dari keterpurukan memang membutuhkan usaha keras. Karena biasanya masyarakat meremehkan kita. Namun, pegang kalimat ini baik-baik dalam diri Anda. “Jika saya sukses nantinya, yang meremehkan saya akan berubah menghormati saya.”

Percaya atau tidak. Memang susah untuk bangkit kembali. Tapi tidak sesusah bangkit dari nol. Karena Anda sudah memiliki pengalaman kegagalan dan Anda telah mempelajarinya. Kini saatnya bangkit dan mendapatkan pelajaran dari kegagalan tersebut.

7. Berdoa dan Mendekatkan diri Kepada Tuhan

Apapun usahanya, selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Kenapa? Karena sebenarnya Tuhan-lah yang mengatur urusan kita. Anda boleh saja berusaha, Anda sukses dimana-mana. Tapi ingat! Tuhan yang membimbing Anda. Jika Anda berada dalam kondisi terpuruk, apakah Tuhan yang membimbing? Benar. Tuhan ingin Anda menyadari kesalahan Anda.

Satu lagi fakta yang sangat menyejukkan. Berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan membuat pikiran dan hati menjadi tenang. Oh ya, tidak ada obat untuk hati. Bukan hati dalam artian biologis, tapi hati dalam artian spiritual. Tidak dapat dibuktikan tapi bisa dirasakan.

Mungkin Anda berpikir jika minum alkohol ataupun lainnya membuat pikiran dan hati Anda tenang. Ingatlah, itu hanya membuat pikiran Anda tenang untuk sesaat saja. Seterusnya, pikiran Anda rusak. Dan hati? Hati Anda semakin rusak. Maka dari itu jika Anda perhatikan, orang yang kecanduan alkohol hampir sama dengan orang gila.

8. Jika Anda Sukses Bahkan Lebih Sukses Nantinya, Jangan Lupakan Keluarga dan Sahabat

Yap, jangan pernah lupakan. Karena merekalah yang selalu menemani Anda dari kondisi terpuruk hingga sukses bahkan lebih sukses dari sebelumnya.

Memang godaan sukses itu lebih hebat daripada godaan terpuruk. Bisikan mulai datang satu persatu. Wajah baru dengan topeng yang menawan datang. Pesona baru begitu gemerlap.

Dan pastinya, sahabat dan keluarga sama seperti kertas putih tak bermakna. Hey, mereka memang kertas putih, karena mereka memang tulus kepada Anda.

Jangan pernah lupakan mereka. Jika Anda melupakannya, siap-siap anda merasakan keterpurukan bahkan lebih terpuruk lagi.

Baca juga: Lihatlah ke bawah dalam msalah harta jangan ke atas!

2 Comments

    • Inspiratif

Leave a Reply