7 Kata-Kata Bijak Agar Tidak Mudah Mengeluh

Mengeluh itu adalah sesuatu yang tidak ada gunanya dan hanya menghabiskan waktu doang. Mengeluh itu adalah perbuatan yang tidak baik tetapi dicover dengan kegiatan baik. Maksudnya, sebenarnya itu perbuatan tidak baik, tapi perasaan kita mengatakan itu adalah perbuatan yang baik. Maka dari itu, sebaiknya kita tidak boleh mengeluh. Ada kata-kata bijak agar tidak mudah mengeluh.

Mengeluh itu membuat kita menjadi pribadi yang rendah diri, tidak bersyukur, dan cenderung tidak berhasil. Bukan hanya itu saja, bahkan membuat kita menjadi tidak tahu diri.

Dengan demikian, berikut 7 kata-kata bijak agar tidak mudah mengeluh.

1. Pertama

Anda mengeluh karena tidak bersyukur. Sebenarnya, banyak hal baik yang Tuhan berikan kepada Anda, tapi Anda tidak menyadarinya, sehingga Anda menganggap segala hal di dunia ini tidak baik

Kita mengeluh karena hal buruk yang menimpa kita. Bisa jadi karena kekasih diambil sahabat sendiri, kehidupan kita yang rusak, ataupun bisnis yang bangkrut. Pokoknya segala hal buruk yang menimpa kita membuat kita mudah mengeluh. Tapi … hal tersebut karena kita tidak bersyukur.

Bersyukur berarti menyadari betapa banyaknya nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Bahkan, hal kecil sekalipun merupakan nikmat Tuhan. Jika bersyukur, rasanya begitu menyenangkan.

Contohnya, Anda sedang naik kendaraan. Anda berkendaraan dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba di depan Anda terjadi kecelakaan. Itu adalah nikmat yang sangat besar. Bayangkan jika Anda yang mengalami kecelakaan. Dan parahnya, kebanyakan kita tidak bersyukur ketika mengalami kejadian demikian. Kita tidak mengalami kecelakaan, sedangkan orang lain mengalami kecelakaan, kita tidak bersyukur. Padahal itu nikmat yang sangat besar.

Memang, hal-hal kecil yang berdampak luar biasa itu tidak kita sadari. Seperti saat kita menginjak seekor semut, kita tidak akan menyadarinya. Tapi, jika kita bersyukur karena hal-hal kecil itu, itu jutaan kali lebih baik daripada mengeluh.

Dan jangan remehkan hal-hal kecil. Karena bisa jadi, hal-hal kecil tersebut mampu membuat Anda jatuh.

2. Kedua

Mengeluh dengan menyalahkan takdir tidak akan memperbaiki diri Anda

Anda mengeluh habis-habisan, bahkan sampai menyalahkan takdir. Percayalah, mengeluh dengan menyalahkan takdir tidak akan memperbaiki diri Anda. Yang ada, justru memperparah kehidupan Anda.

Tahukah Anda, takdir itu sebagian besar karena Anda. Takdir berjalan karena Anda melakukan hal-hal tertentu. Misalnya, sekarang Anda menjadi orang yang kurang pandai. Jika diperhatikan ke belakang, Anda selama ini tidak belajar. Maka takdir Anda menjadi orang kurang pandai.

Ya … walaupun ada sebagian kecil takdir itu tidak berasal dari diri kita. Tapi itu tidak bisa dijadikan patokan. Yang bisa dijadikan patokan, sebagian besar takdir karena apa yang kita lakukan pada masa lampau.

Maka dari itu, ketika takdir buruk menimpa kita, sebaiknya bersabar dan segeralah memperbaiki diri. Dekatkan diri kepada Tuhan, karena sebagian besar takdir buruk menimpa kita karena kita jauh dengan Tuhan.

3. Ketiga

Memperbaiki diri jutaan kali lebih efektif daripada mengeluh. Lebih baik menghabiskan sedikit tenaga untuk memperbaiki dari daripada menghabiskan jutaan tenaga untuk mengeluh

Banyak orang mengeluh, tapi sedikit orang memperbaiki diri. Ini sepertinya sudah hukum yang umum. Maka dari itu, Anda sebaiknya tidak mengikuti hukum tersebut. Anda lebih baik memperbaiki diri daripada menghabiskan waktu untuk mengeluh.

Ada sedikit hal buruk menimpa kita, terus kita mengeluh kalau kehidupan itu tidak adil. Padahal hal buruk tersebut terjadi karena kelalaian kita. Sebaiknya berhenti mengeluh, perbaiki diri. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang dua kali.

4. Keempat

Pikiran yang positif membawa dunia ke arah yang positif

Mengeluh karena Anda selalu berpikiran negatif. Maka tukar pikiran Anda. Sekarang, berpikirlah positif agar tidak mengeluh.

Berpikir positif juga mampu mempermudah Anda untuk memperbaiki diri. Sehingga Anda menjadi pribadi yang kuat dan mandiri. Dengan demikian, kesuksesan akan segera menghampiri Anda. Lihatlah orang-orang yang sukses, kebanyakan dari mereka karena mempunyai pikiran positif.

Pikiran positif itu bukan dari bakat alami, tapi karena dilatih.

5. Kelima

Lihatlah ke bawah jangan ke atas. Ketika Anda melihat ke atas, maka Anda akan merasa dunia tidak adil. Ketika melihat ke bawah, maka Anda merasa dunia ini begitu adil

Coba deh bayangkan, Anda sekarang seorang manajer. Anda mempunyai istri yang cantik dan mempunyai rumah yang cantik. Anda mempunyai dua anak yang baik dan penurut.

Suatu ketika, Anda melihat seorang direktur dengan kekayaan yang melimpah dan banyak istri simpanan. Anda merasa kalau hidup Anda tidak ada apa-apanya. Kekayaan Anda belum seberapa dan Anda tidak akan cukup dengan istri satu.

Apa yang terjadi selanjutnya? Bisa ditebak, hidup Anda akan hancur sehancur-hacurnya. Melihat ke atas justru akan membuat Anda merasa dunia ini tidak adil.

Bolehkah melihat ke atas? Boleh sih, tapi itu untuk memotivasi Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dan bayangkan, Anda seorang manajer yang mempunyai istri cantik dan penurut. Anda melihat karyawan Anda. Kekayaan Anda sangat jauh di atas daripada karyawan Anda. Maka apa yang terjadi? Justru Anda akan merasa bersyukur. Inilah yang disebut dengan melihat ke bawah. Lihatlah hal di bawah Anda.

Tapi perlu saya ingatkan. Kebanyakan orang sombong terjadi karena dia melihat ke bawah juga. Dia merasa diri dia adalah dewa, berkuasa, di atas segala-galanya. Yang lain hanya bawahan tidak berguna. Jika menjadi orang sombong, siap-siap Anda menjadi orang yang tidak berguna. Melihat ke bawah harus membuat Anda menjadi orang bersyukur, bukan menjadi orang sombong.

6. Keenam

Mengeluh akan menjadikan diri Anda menjadi pribadi yang lebih buruk daripada binatang

Tahukah Anda, binatang tidak pernah mengeluh. Bukti dari binatang tidak pernah mengeluh adalah mereka tidak pernah bermalas-malasan. Mereka berusaha sebaik mungkin untuk menjalani kehidupan. Walaupun di tempat mereka berlaku hukum rimba, tapi mereka tidak menyerah. Mereka berusaha sebaiknnya demi menjalankan hidup mereka.

Maka, Anda mengeluh mengenai apapun. Berarti Anda lebih rendah daripada binatang. Binatang saja tidak pernah mengeluh, Anda justru mengeluh. Berarti, Anda adalah manusia yang buruk.

Maka dari itu, agar tidak mudah mengeluh sebaiknya perbanyak bersyukur, berpikir positif, dan lain sebagainya.

7. Ketujuh

Mengeluh butuh tenaga tapi tidak berdampak positif. Sayang tenaga Anda hanya dibuang untuk hal yang berdampak negatif bagi diri Anda

Yaps, buat apa mengeluh. Hanya buang-buang tenaga. Sayang membuang tenaga ke arah yang tidak berguna. Dengan mengeluh justru membuat Anda menjadi pribadi yang buruk. Lebih baik, tidak usah menghabiskan waktu untuk mengeluh.

Memang benar, ada beberapa kejadian yang memaksa kita untuk mengeluh. Kejadian itu memang sangat berat sehingga mau tidak mau kita mengeluh. Sebaiknya, jangan membuang semua tenaga Anda untuk mengeluh. Sebaiknya habiskan tenaga Anda untuk bersyukur.

Banyak hal yang harus dilakukan agar tidak mudah mengeluh. Karena mengeluh hanya akan memperparah keadaan.

Demikian 7 Kata-Kata Bijak Agar Tidak Mudah Mengeluh. Mengeluh memang tidak ada gunanya. Sebaiknya perbanyak bersyukur karena dengan bersyukur, membuat kita menjadi pribadi yang tentram.

Leave a Reply