Home / pengembangan diri / 10 Cara Menghadapi Ujian Sekolah Tanpa Rasa Takut
Cara Menghadapi Ujian Sekolah

10 Cara Menghadapi Ujian Sekolah Tanpa Rasa Takut

Ujian sekolah itu ada bermacam-macam. Ada yang namanya ujian tengah semester, ujian semester, ujian akhir sekolah, ujian nasional, ujian dadakan, bahkan ujian remedial. Nah, yang pastinya setiap ujian itu erat kaitannya dengan belajar. Ujian tanpa persiapan belajar sedikitpun tentu hasilnya juga tidak baik. Maka dari itu, perlu tahu cara menghadapi ujian sekolah.

Oh ya, ada beberapa siswa takut dengan yang namanya ujian sekolah. Rata-rata sih siswa yang takut dengan ujian sekolah karena tidak belajar. Atau belum mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian. Hal tersebut tentu berdampak buruk bagi perkembangan nilai.

Sejatinya ujian itu tidak harus takut. Inginnya, setiap ujian yang akan datang dihadapi dengan santai. Mau ujian atau tidak ujian sama saja, santai karena sudah ada persiapan. Tentu saja persiapan ujian itu beda sedikit dengan hari-hari biasa.

Cara Menghadapi Ujian Sekolah

Tanpa mempersingkat kata, berikut 10 cara menghadapi ujian sekolah. Kalau persiapan sudah maksimal, tentu tidak ada yang namanya takut menghadapi ujian.

1. Sebaiknya buatlah suasana belajar yang nyaman

Tentu bukan rahasia lagi, kalau suasana belajar membantu untuk meningkatkan mood belajar. Kalau suasana yang tidak baik, tentu saja mood menjadi tidak baik. Akibatnya, kalau mood sedang tidak baik buat belajar, tidak bakal belajar deh.

Suasana yang nyaman mampu meningkatkan mood belajar. Beberapa orang punya kriteria masing-masing mengenai suasana belajar ini.

Ada yang suka dengan keadaan sepi, ada yang suka dengan keadaan ribut, ada yang harus ditemani musik, ada yang harus rapi, ada yang cemilan harus tersedia, dan lain sebagainya.

Setiap orang berbeda, dan tentunya Anda sudah menyadari suasana belajar bagaimana yang baik untuk Anda. Buatlah suasana yang baik untuk Anda.

2. Pilihlah waktu yang tepat untuk belajar

Waktu yang baik untuk belajar di malam hari dan pagi hari. Kedua waktu itu sangat baik untuk belajar, karena tidak ada aktivitas lain yang mengganggu. Waktu sore hari juga bisa.

Pilihlah waktu yang pas untuk Anda. Anda mungkin bermain di sore hari, di pagi hari Anda susah sekali bangun. Maka malam hari adalah pilihan yang terbaik. Atau Anda pulang sekolah sore hari sehingga badan lelah. Rasanya setelah makan malam sebaiknya tidur. Maka pilihlah belajar di pagi hari.

Dengan memilih waktu yang tepat, maka belajar pun semakin enjoy. Jika Anda pulang sekolah sore hari, lalu memaksakan diri untuk belajar malam. Tentu tidak maksimal, badan rasanya ingin tidur terus. Atau Anda bermain di sore hari dan malam hari, sehingga sulit untuk bangun pagi. Dan pada akhirnya Anda tidak belajar.

3. Kuasai materi yang sudah dikuasai

cara meningkatkan kecerdasan otak

Tidak ada gunanya Anda mencari tips menghadapi ujian semester, tips menghadapi ujian kenaikan kelas, cara mempersiapkan diri sebelum ujian nasional, cara belajar untuk ulangan besok, tips dan trik menghadapi uas
tips menghadapi uts SMP atau SMA, dll kalau tidak menguasai materi yang sudah dikuasai.

Karena inti dari cara menghadapi ujian sekolah adalah menguasai materi yang telah dikuasai. Maksudnya, Anda lebih memahami pelajaran, walaupun Anda sudah paham. Dengan kata lain, Anda harus mengulang kembali pelajaran yang telah dipelajari.

Artinya Anda harus belajar. Jika belajar ketika mendekati ujian tentu terasa berat. Tapi coba belajar pelan-pelan di hari biasa, ketika mendekati ujian belajar pelan lagi. Tentu tidak akan berat jadinya.

Penyakit siswa tertentu, kalau sudah dikuasai materi, jadi malas untuk mempelajarinya. Sebaiknya jangan demikian. Sudah dikuasai materi, pelajari lagi sehingga lebih dikuasai.

4. Mencatat pokok pembelajaran

Bahasa sederhana dari mencatat pokok pembelajaran dengan membuat kesimpulan. Tapi bukan mencatat kesimpulan yang ada di buku. Namun kesimpulan yang Anda simpulkan sendiri.

Cara menghadapi ujian sekolah dengan membuat kesimpulan dinilai sangat efektif. Karena dipelajari saja tanpa memberikan catatan, memori tidak akan bertahan lama. Namun, jika dipelajari dan diberi catatan khusus, maka memori akan bertahan lama.

Buat deh catatan kecil yang memuat kesimpulan yang Anda pelajari. Kalau bisa tulisannya dipercantik dengan penambahan warna.

5. Perbanyak membaca

Membaca adalah gudang ilmu dan cara menghadapi ujian sekolah juga diwajibkan yang namanya membaca. Kalau jarang membaca, tentu ilmu yang dimiliki sedikit. Jika pada saat ujian, semua yang dipelajari dari buku sekolah keluar sih tidak masalah. Namun, jika ada soal ujian yang tidak dipelajari di buku keluar, tentu bakal kesusahan.

Ada beberapa guru berkata, “Jangan mengandaikan buku pelajaran sekolah saja. Tapi cari buku lain untuk dipelajari.” Maksud dari guru mengatakan demikian biar banyak membaca.

Apalagi untuk pelajaran seperti PKn, Ekonomi, slSejarah, Geografi, Biologi, membutuhkan yang namanya banyak membaca. Karena pelajaran tersebut kuncinya banyak membaca. Semakin banyak membaca semakin paham.

6. Memahami bukan menghafal

Ini juga merupakan catatan penting. Belajar itu memahami bukan menghafal. Memahami dan menghafal itu berbeda jauh.

Menghafal itu adalah ya menghafal sampai mati. Apalagi tuh yang pengertian, hafal sampai titik dan koma. Namun dipahami adalah tahu maksud dari pengertian tersebut dan tahu kata kuncinya. Memang sih, memahami itu tidak sampai persis sampai titik koma, namun tujuan dari pelajaran tersebut sama. Tentunya memahami lebih mudah dengan menggunakan kata sendiri.

Memang ada sih beberapa pelajaran yang harus dihafal, seperti bahasa latin, tahun bersejarah, rumus-rumus, dll. Namun, sebaiknya jangan asal dihafal saja. Bagusnya dihafal dan dipahami.

7. Mengingat kata kunci

Salah satu carra menghadapi ujian sekolah dengan mengingat kata kunci. Ini merupakan cara mudah untuk memahami suatu pelajaran.

Misalnya nih, teori atom Bohr yaitu model atom yang menggambarkan inti kecil bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron. Gerakan tersebut mirip dengan sistem tata surya, namun gaya gravitasi antar planet diganti dengan gaya elektrostatik (wikipedia).

Kata kunci dari teori atom Bohr di atas yaitu “inti bermuatan positif dikelilingi elektron”. Maka secara pemahaman saya, teori atom Bohr yaitu atom dengan inti bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron.

Dengan menemukan kata kunci, maka semakin mudah untuk memahami pelajaran.

8. Sering mengerjakan soal

semangat menulis

Apalagi pelajaran yang berhubungan hitungan seperti Fisika, Matematika, Kimia, dll, tentu yang namanya mengerjakan soal. Paham secara teori, turunan rumusnya dimengerti. Namun itu belum tentu paham mengerjakan soal. Banyak siswa yang paham ketika diberikan teori tapi pada saat mengerjakan soal kesulitan.

Maka dari itu, perlu banget sering mengerjakan latihan. Bukan hanya pelajaran hitungan, namun pelajaran hafalan juga. Karena apa? Karena dengan menemukan jawabannya sendiri bakal lebih dimengerti dan dipahami plus ingatannya lama ketimbang tidak menemukan jawaban sendiri.

Mengerjakan soal itu mirip dengan mengerjakan sebuah kasus. Bedanya ini kasus pelajaran, hehe.

Dengan banyak mengerjakan soal, maka semakin mudah memahami pelajaran tersebut. Tentu saja, dengan Anda sering mengerjakan soal, memaksa Anda untuk banyak membaca.

9. Istirahat yang cukup

Jangan karena kebanyakan belajar sehingga lupa istirahat, tentu saja ini tidak baik. Bayangkan deh, sebelum ujian Anda belajar keras. Karena kurang istirahat membuat Anda sakit pada saat ujian. Waduh rugi banget.

Berikan otak beristirahat. Dia sudah lelah karena memahami pelajaran. Bukan rahasia lagi, energi yang dibutuhkan saat belajar lebih banyak dibandingkan membaca komik atau novel. Otak mudah lelah kalau belajar.

Makanya, jangan terlalu dipaksa otak untuk bekerja. Biarkan otak beristirahat, biarkan otak mengisi energinya. Biar belajar semakin maksimal.

10. Jangan lupa berdoa

Dan pada akhirnya, Tuhan yang menentukan. Maka dari itu, jangan lupa berdoa demi kelancaran ujian. Jika Tuhan berkehendak, maka apapun akan terjadi.

Penutup

Demikianlah 10 cara menghadapi ujian sekolah. Intinya adalah belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *