Akibat Membuang Sampah Sembarangan Mengakibatkan 7 Dampak Serius

akibat membuang sampah

Membuang sampah sembarang merupakan hal yang lazim kita lakukan. Kita dengan mudahnya saja membuang sampah di pinggir jalan, padahal tidak jauh dari tempat itu ada tempat sampah. Sampah di pinggir jalan lebih banyak daripada sampah di tong sampah. Akibat membuang sampah sembarang tentu saja mengakibatkan kerugian yang tidak bisa dianggap sepele.

Sampah-sampah itu seyogyanya dibuang ke tong sampah. Nah, setelah itu, sampah tersebut akan diangkut petugas pengangkut sampah yang nantinya dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Sampah yang ada di TPA nantinya diolah, atau dihancurkan, dibentuk kembali menjadi bahan yang berguna. Artinya, tidak ada yang sia-sia dari sampah tersebut.

Maka, untuk menyadarkan kita semua, berikut 7 bahaya serius akibat membuang sampah sembarangan.

1. Merusak Pemandangan

Yang pastinya, merusak pemandangan. Membuang sampah sembarang, artinya membiarkan sampah-sampah menumpuk di mana saja. Bayangkan, ketika berada di sebuah taman yang indah, banyak bunga-bunga segar bermekaran, namun sekeliling taman bunga tersebut banyak sekali sampah. Pasti merusak pemandangan. Pandangan tidak lagi fokus ke bunga, namun ke sampah.

Bayangkan jika itu berada di pekarangan rumah Anda. Rumah Anda yang bersih, indah, dan berseni, akan rusak karena sampah sembarangan. Itulah akibat membuang sampah sembarangan dengan dampak kecil.

Lihat deh di pusat perbelanjaan modern, seperti Mal gitu, tidak terlihat sedikit pun sampah. Petugas sampah dengan sigap membersihkannya. Kenapa? Bayangkan kalau sampah ada Mal, tentu saja tidak ada yang ingin pergi ke Mal. Karena pemandangan Mal yang indah, sudah dirusak oleh sampah.

2. Mendatangkan Bau Tidak Sedap

Ini akibat membuang sampah sembarangan level dua, hihihi. Membuang sampah sembarangan, nantinya sampah itu akan menumpuk. Nah, sampah yang menumpuk, tentu saja merusak pemandangan, bakteri akan berusaha menguraikan sampah tersebut. Kalau sampah organik bisa diuraikan, tapi kalau sampah anorganik tidak bisa. Akibat proses tersebut, mendatangkan bau tidak sedap.

Baiklah kalau di tempat yang jauh dari keramaian, misalnya di TPA, masih tidak berpengaruh kepada kita. Tapi, jika di samping rumah, di dalam kompleks rumah ada sampah menumpuk, dan itu mendatangkan bau tidak sedap, tentu saja kita akan terganggu. Yang pastinya Anda tidak ingin merasakan bau tidak sedap dari sampah, bukan?

3. Mendatangkan Banjir Level Rendah

Akibat membuang sampah, membuang saluran air menjadi terhambat. Akibatnya, terjadilah genangan air. Tenang saja, dorongan air semakin besar, sehingga sampah-sampah tersebut nantinya akan tersapu oleh air. Namun, genangan air tersebut mengganggu banget bukan? Bayangkan cuaca hujan deras, terus di depan rumah Anda ada genangan air. Kalau genangan satu centimeter tidak masalah, bayangkan deh kalau genangan air dua meter.

Hal tersebut memang tidak terus-menerus mengganggu. Hanya beberapa waktu saja, misalnya waktu hujan. Namun tetap saja, mengganggu banget. Setelah genangan air tersebut menyusut, Anda jadinya harus membersihkan bekas genangan air tersebut dong. Karena pastinya, genangan air tersebut membawa kotoran dimana-mana. Siapa yang repot? Anda dong. Makanya jangan buang sampah sembarangan.

4. Mendatangkan Banjir Level Menengah

Banjir tipe ini, hanyalah banjir biasa saja. Misalnya karena saluran pembuangan air tertutupi oleh sampah, akibatnya air mulai menguap ke permukaan. Akhirnya terjadilah banjir. Beberapa kota besar, jika musim hujan sering banget terjadi banjir seperti ini. Dan siapa yang kena dampak dari banjir ini? Seluruh penduduk.

Bayangkan saja deh. Rumah Anda terkena banjir setinggi dua meter, pastinya Anda bakal panik. Beberapa barang berharga dan dokumen berharga harus diselamatkan, itu pun tidak semua terselamatkan. Belum lagi di mana Anda tidur? Aduh … kalau sudah banjir macam gini nih, bikin susah tujuh keliling.

Begitu juga dengan penduduk yang melewati jalanan komplek rumah Anda. Karena banjir, jadinya susah deh. Jangan-jangan kendaraan mereka mogok lagi karena genangan air. Hal tersebut bikin susah siapa pun.

5. Mendatangkan Banjir Level Tinggi (Banjir Benaran)

Akibat dari membuang sampah level banjir level tinggi tuh sangat bahaya sekali, bisa-bisa menelan korban loh. Hal ini terjadi karena terbiasa membuang sampah di sungai. “Selow, membuang sampah ke sungai, ujung-ujungnya bakal dibawa ke laut juga,” ini mungkin yang dipikirkan para pembuang sampah ke sungai.

Namun, benarkah sampah tersebut akan dibawa ke laut? Jawabannya tidak! Justru sampah tersebut di titik tertentu akan berkumpul. Awalnya sih tidak terjadi efek apa-apa. Sampah yang berkumpul belum banyak, masih belum bisa membuat air sungai marah. Namun lama-kelamaan, bisa dihitung tahunan, air sungai bakal marah, ditambah cuaca hujan deras.

Akibatnya, terjadilah banjir bandang. Banjir tersebut mampu mengambil korban jiwa. Kedalaman banjir tersebut tidak tanggung-tanggung, ada yang sampai empat meter. Wah … petugas SAR harus naik perahu demi menyelamatkan penduduk.

6. Mendatangkan Berbagai Penyakit

Mendatangkan Berbagai Penyakit

Jangan dikira, sampah yang menumpuk tidak seberapa itu tidak mendatangkan penyakit. Justru mendatangkan penyakit serius. Terkadang, membawa kematian, ada korbannya di dunia ini. Apalagi dengan sampah yang menumpuk. Waduh … bikin bahaya.

Dilansir dari penelitian Neeti Rustagi, “Sampah yang menumpuk terutama sampah anorganik yang mengandung phthalate. Phthalate tersebut membawa dampak buruk bagi kesehatan. Dampak buruk tersebut diantaranya, meningkatnya adipositas dan resistansi insulin (insulin menjadi tidak bekerja yang memicu diabetes), penurunan anogenital pada bayi laki-laki, penurunan hormon seks, dan dampak lainnya yang berbahaya. Bayi dan anak-anak sangat rentan terhadap phthalate, mengingat kemampuan metabolisme bayi dan anak-anak belum matang.”

Waduh, seram banget ya. Pantas saja, ketika terjadi banjir bandang akibat sampah menumpuk, yang sering terserang penyakit dan mengalami kematian adalah bayi dan anak-anak.

7. Dapat Mencemari Lingkungan

Ya … akibat membuang sampah sembarangan bagian dapat mencemari lingkungan itu benar banget. Bayangkan saja, sampah yang menumpuk nantinya, pastinya akan memproduksi gas metana. Gas tersebut hasil dari gas buangan dari mikroorganisme yang mengolah sampah. Kalau satu sampah sih nggak terasa, bayangkan kalau sampah yang menumpuk. Emang apa sih dampak dari gas metana ke lingkungan? Yang pastinya merusak lingkungan, walaupun dampaknya tidak begitu besar sih.

Jika di TPA, karena sampahnya menumpuk seperti gunung, produksi gas metana menjadi tidak terkendali. Banyak sekali gas metan yang diproduksi. Akibatnya, tanah menjadi tandus dan juga, dapat meledak sewaktu-waktu. Gas metana sangat bereaksi dengan oksigen. Ledakannya seperti bom loh.

Dan masih banyak lagi gas lainnya akibat sampah. Gas metana hanya satu dari sekian ratus zat yang dihasilkan.

Kesimpulan

Akibat membuang sampah sembarangan memberikan dampak yang berbahaya. Maka dari itu, mulai sekarang, marilah kita membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apa sih susahnya membuang sampah pada tempatnya? Hanya mengantongi sampah saja, membawanya ke tong sampah, itu mudah banget dan memberikan pengaruh efek kebaikan yang besar.

Melihat dari akibat membuang sampah sembarangan tersebut, mulailah kita menanamkan niat, bahwa, “Aku harus membuang sampah pada tempatnya. Demi kebaikanku, dan juga lingkungan.”

Leave a Reply